Sinergi Konstraling ID Dukung Ketahanan Pangan


(YOGYAKARTA-Agritechnews.id) Kementerian pertanian (Kementan) menargetkan swasembada pangan terutama beras tercapai 4-5 tahun mendatang. Tanpa adanya penggilingan padi maka padi tidak akan menjadi beras,jadi penggilingan sangat dibutuhkan di pertanian.Demikian sambutan Ir. Batara Siagian MP, Direktur PPHTP, Ditjen TP, Kementerian Pertanian, saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional I pelaku usaha penggilingan padi yang tergabung dalam Konstraling ID (Kolaborasi Strategis Penggilingan Indonesia) pada 25-27 Oktober 2024.

Melalui kelembagaan Kostraling, kementerian pertanian mengajak para pelaku usaha penggilingan padi agar dapat bekerjasama dengan Poktan/Gapoktan khususnya yang pernah menerima alat Rice Milling Unit (RMU)agar saling membantu menjaga kualitas produk termasuk pemasarannya.

Menurut Batara seluruh pelaku usaha penggilingan padi dapat bergabung dengan Kostraling ID, di berikan kesempatan kepada yang memang siap dan punya integritas untuk membantu dan berfungsi menjadi muara akhir dari ekosistem pertanian.

Salah satu faktor yang berpengaruh dalam pencapaian kualitas beras adalah kadar air, derajat sosoh, kepecahan, rasa dll yang lebih banyak dipengaruhi oleh penanganan Pasca Panen termasuk yang dilakukan dengan alat penggiling atau RMU maupun dengan alat pengering atau Dryer yang biasanya dikelola oleh pengusaha penggilingan yang juga merupakan atau bekerjasama dengan petani/poktan/gapoktan. RMU yang baik apabila prosesnya juga baik dan tidak menyisakan broken yang banyak.

“Tujuan dari Kostraling ID tidak hanya menyediakan stok beras Nasional, tetapi juga yang berorientasi ekspor” ucap Batara

Tahun 2025 di bulan Januari mulai memasuki masa panen, sedangkan bulan Februari sudah masuk 30-40 persen dan pada bulan April diprediksi akan menjadi puncak panen di beberapa daerah. Untuk itu perlu dirumuskan siapa yang akan menyerap dan menggiling hasil panen dari petani.

Dalam Munasker I tersebut disampaikan juga 3 agenda utama ya3rr4ng akan dijalankan Kostraling antara lain, agenda Quick Wins yaitu agenda untuk penyerapanya padi dan gabah pada bulan Maret, lalu agenda Mempersiapkan Kostraling lebih kuat dengan kebenaran sistem dan yang terakhir adalah Permanen agenda yaitu mempersiapkan semua wilayah RMU secara jelas.