-
Per Maret 2025, Program MBG Bakal Menyerap Produksi Pangan Nasional
(JAKARTA–Agritechnews.id) Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai Maret ini akan dikebut. Untuk itu, kecukupan ketersediaan pasokan pangan pokok termasuk yang dikonsentrasikan untuk dipersiapkan dengan mengutamakan produksi pangan dalam negeri. Selepas Rakortas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta pada Senin (3/3/2024), Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi, menyatakan…
-
Tok, Harga Gabah Kering Panen Petani Resmi Ditetapkan Rp. 6.500,- per kilo

(JAKARTA–Agritechnews.id)Tekad pemerintah untuk melindungi petani sebagai elemen penting dalam kerangka percepatan swasembada pangan tampak dari kebijakan menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram (kg) dan meniadakan rafaksi harga gabah. Kebijakan tersebut diatur melalui Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan atas…
-
Bapanas Buka Kembali Kios Pangan di Bogor
(BOGOR–Agritechnews.id)Ekspansi persebaran Kios Pangan terus dikebut Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA). Dengan semakin luasnya persebaran Kios Pangan, dapat menjadi salah satu instrumen pengendali inflasi yang efektif karena dapat langsung menyentuh masyarakat. Ini juga merupakan langkah pemerintah dalam membantu masyarakat guna memastikan ketersediaan stok pangan pokok strategis dengan harga yang baik dan terjangkau. Direktur Stabilisasi…
-
Sinergi Konstraling ID Dukung Ketahanan Pangan
(YOGYAKARTA-Agritechnews.id) Kementerian pertanian (Kementan) menargetkan swasembada pangan terutama beras tercapai 4-5 tahun mendatang. Tanpa adanya penggilingan padi maka padi tidak akan menjadi beras,jadi penggilingan sangat dibutuhkan di pertanian.Demikian sambutan Ir. Batara Siagian MP, Direktur PPHTP, Ditjen TP, Kementerian Pertanian, saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional I pelaku usaha penggilingan padi yang tergabung dalam Konstraling ID (Kolaborasi…
-
Fortifikasi dan B2SA Solusi Tingkatkan Kualitas Pangan Masyarakat
(JAKARTA-Agritechnews.id) Fortifikasi pangan menjadi salah satu strategi penting dalam upaya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Indonesia. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, menekankan pentingnya sinergi antara fortifikasi pangan dan penerapan Program Pola Konsumsi (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) B2SA untuk menciptakan masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif. “Pemenuhan gizi tidak cukup hanya berfokus pada…
-
Dampingi Presiden Jokowi Cek Banpang Beras, Kepala NFA Arief Prasetyo Adi Ungkap Langkahnya dalam Mendukung Upaya Pemerintah Menjaga Pendapatan Petani
(PASER –Agritechnews.id) Program bantuan pangan (banpang) beras yang merupakan salah satu kebijakan prorakyat pemerintahan saat ini, sudah menjadi tumpuan bantalan ekonomi masyarakat berpendapatan rendah untuk pemenuhan konsumsi hariannya. Guna memastikan keberlangsungan banpang beras, Presiden Joko Widodo didampingi Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi dan Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono melaksanakan…
-
Presiden Jokowi Terima Agricola Medal

(JAKARTA-Agritechnews.id) Presiden Joko Widodo menerima Penghargaan Agricola Medal dari Food and Agriculture Organization (FAO). Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Director General FAO, Qu Dongyu di Istana Negara, Jumat (30/8/2024). Agricola Medal merupakan pengakuan FAO atas kontribusi dan komitmen kepada tokoh-tokoh atau kepala negara yang dinilai memiliki upaya besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dukungan luar…
-
Antisipasi Darurat Pangan, BPPSDMP Kementan Kembali Latih Jutaan Petani dan Penyuluh

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) siap melatih jutaan petani dan penyuluh untuk antisipasi darurat pangan nasional. Setidaknya 1.800.000 orang peserta akan mengikuti Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh (PSPP) Volume 10 Tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada 5 – 7 Juni 2024. Peserta PSPP ini terdiri dari 24.607 penyuluh…
-
Sereal Flakes dari Tepung Jewawut Untuk Ketahanan Pangan Indonesia

(Jakarta-Agritechnews.id) Masyarakat Indonesia memilih beras sebagai makanan pokok dalam menunjang aktivitas sehari-hari dengan persentase mencapai 98 persen. Tapi, luas lahan panen padi mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Hal ini dapat mengganggu ketahanan pangan di Indonesia dan mengakibatkan Indonesia harus mengimpor beras dikarenakan produksi beras dalam negeri tidak mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri. Jika terus…
