{"id":552,"date":"2024-01-13T09:32:00","date_gmt":"2024-01-13T02:32:00","guid":{"rendered":"https:\/\/agritechnews.id\/?p=552"},"modified":"2024-01-14T21:48:06","modified_gmt":"2024-01-14T14:48:06","slug":"stok-pupuk-subsidi-untuk-musim-tanam-1-dipastikan-aman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/2024\/01\/13\/stok-pupuk-subsidi-untuk-musim-tanam-1-dipastikan-aman\/","title":{"rendered":"Stok Pupuk Subsidi untuk Musim Tanam 1 Dipastikan Aman"},"content":{"rendered":"\n<p>(Jakarta-Agritechnews.id) Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan pupuk di Musim Tanam 1 tahun ini cukup. Petani diminta fokus \u00a0bercocok tanam tanpa khawatir tidak mendapatkan pupuk bersubsidi.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini yang disampaikan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementan, Kuntoro Boga Andri menanggapi kekhawatiran petani di sejumlah daerah yang mengalami pengurangan alokasi pupuk bersubsidi dari alokasi tahun 2023 lalu. Kuntoro, meyakinkan petani agar tidak khawatir terkait pupuk dan aktif menghimbau petani untuk mempercepat penanaman, terutama di wilayah-wilayah Indonesia yang sudah memasuki musim hujan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKetersediaan pupuk sangat dibutuhkan. Pupuk harus mudah didapatkan. Itu perintah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman,\u201d ujarnya, Sabtu (13\/1).<\/p>\n\n\n\n<p>Mentan Amran bahkan menyebutkan Presiden Joko Widodo telah memerintahkan penambahan alokasi pupuk subsidi pada tahun 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cArahan Bapak Presiden Joko Widodo, agar pupuk bersubsidi dapat dipenuhi sesuai kebutuhan petani. Kami pastikan, Kementan sedang memproses surat ke Menteri Keuangan setelah mendapatkan arahan Bapak Menteri. Dan anggaran pupuk subsidi pasti ditambah, seperti berkali-kali ditegaskan Menteri Pertanian,\u201d jelas Kuntoro.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa waktu yang lalu di Konawe Utara, Sultra, Mentan Andi Amran menegaskan pemerintah pada Masa Tanam 1 ini memastikan stok pupuk subsidi cukup dan alokasinya sudah ada sesuai Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 744\/KPTS\/SR. 320\/M\/12\/2023 Tentang Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian TA 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada di tahun 2024 ini anggaran pupuk bersubsidi sebenarnya sebesar Rp 26,68 triliun dan hanya bisa mendapatkan 4,8 juta ton pupuk bersubsidi. Padahal kebutuhan setahun 10,7 juta untuk dua jenis pupuk, urea dan NPK.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDengan terjadinya kenaikan harga produksi bahan dasar pupuk, kami tidak dapat menaikkan HET. Oleh karena itu, volume produksi disesuaikan untuk menjaga keseimbangan,\u201d ungkap Amran.<\/p>\n\n\n\n<p>Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tahun 2024 masih sama dengan tahun 2023, yakni Rp2.250 per kilogram untuk Urea dan 2.300 per kilogram untuk NPK.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cUntuk tahun 2024 ini, masih akan ada tambahan anggaran pupuk bersubsidi sebesar Rp 14 triliun, dan itu untuk mencukupi kebutuhan pupuk subsidi petani,\u201d tandas Amran.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber Kementan RI<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Jakarta-Agritechnews.id) Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan pupuk di Musim Tanam 1 tahun ini cukup. Petani diminta fokus \u00a0bercocok tanam tanpa khawatir tidak mendapatkan pupuk bersubsidi. Hal ini yang disampaikan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementan, Kuntoro Boga Andri menanggapi kekhawatiran petani di sejumlah daerah yang mengalami pengurangan alokasi pupuk bersubsidi dari alokasi tahun 2023 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":553,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[169,250,233,170,331,168],"tags":[190,87,353,32,202,81,187,194],"class_list":["post-552","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis","category-hotikultura","category-news","category-pangan","category-pertanian","category-tanaman-pangan","tag-kementan","tag-kementerian-pertanian","tag-musim-tanam-1","tag-nfa","tag-npk-subsidi-2023","tag-petani","tag-pupuk-subsidi","tag-urea"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/552"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=552"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/552\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":555,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/552\/revisions\/555"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/553"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}