{"id":754,"date":"2024-09-07T09:12:00","date_gmt":"2024-09-07T02:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/agritechnews.id\/?p=754"},"modified":"2024-09-29T10:07:19","modified_gmt":"2024-09-29T03:07:19","slug":"sinergi-pupuk-indonesia-dan-pertamina-dukung-nett-zero-emision-2060","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/2024\/09\/07\/sinergi-pupuk-indonesia-dan-pertamina-dukung-nett-zero-emision-2060\/","title":{"rendered":"Sinergi Pupuk Indonesia dan Pertamina Dukung Nett Zero Emision 2060"},"content":{"rendered":"\n<p>(JAKARTA-Agritechnews.id) PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali menegaskan komitmennya untuk memimpin transformasi hijau di industri pupuk dan petrokimia nasional, dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Pertamina (Persero) terkait kajian bersama untuk pengembangan potensi<em>\u00a0Carbon Capture and Storage<\/em>\u00a0(CCS) dan\u00a0<em>Carbon Capture Utilization and Storage\u00a0<\/em>(CCUS).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"577\" src=\"https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058295-1024x577.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-756\" srcset=\"https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058295-1024x577.jpg 1024w, https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058295-300x169.jpg 300w, https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058295-768x432.jpg 768w, https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058295-1536x865.jpg 1536w, https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058295-2048x1153.jpg 2048w, https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058295-1568x883.jpg 1568w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pengembangan teknologi CCS dan CCUS menjadi salah satu elemen kunci dalam strategi Pupuk Indonesia untuk mendukung target pemerintah dalam mencapai\u00a0<em>net zero emission<\/em>\u00a02060. Penandatanganan ini dilakukan dalam rangkaian acara<em>\u00a0Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024<\/em>, konferensi keberlanjutan terbesar di Indonesia dan di dunia. Kontrak kerja sama ini diteken oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dan Direktur Pertamina, Nicke Widyawati. <\/p>\n\n\n\n<p>Rahmad mengungkapkan,\u00a0<em>\u201cSinergi Pupuk Indonesia dengan Pertamina adalah sebuah langkah yang cukup strategis. Pertamina memiliki carbon capture storage facility yang cocok digunakan untuk menyimpan CO2 dari Pupuk Indonesia yang purity-nya tinggi, jadi bisa langsung disuntikkan. Ini merupakan sebuah kolaborasi dua BUMN yang cukup strategis dan signifikan, karena melalui kerja sama ini, sebagian besar dari CO2 kita bisa terinjeksi.<\/em>\u201d<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"577\" src=\"https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058294-1024x577.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-755\" srcset=\"https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058294-1024x577.jpg 1024w, https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058294-300x169.jpg 300w, https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058294-768x432.jpg 768w, https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058294-1536x865.jpg 1536w, https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058294-2048x1153.jpg 2048w, https:\/\/agritechnews.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/1000058294-1568x883.jpg 1568w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kerja sama ini melingkupi kajian bersama,\u00a0<em>sharing knowledge<\/em>, data, dan keahlian dari masing-masing perusahaan. Kolaborasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi Indonesia sebagai\u00a0<em>hub\u00a0<\/em>utama untuk CCS<em>\u00a0<\/em>di Asia Tenggara. Indonesia sendiri memiliki potensi kapasitas untuk menangkap 4,3 gigaton karbon menggunakan teknologi CCS, menjadikannya\u00a0<em>hub\u00a0<\/em>utama di Asia Tenggara dalam pengembangan CCS. Penandatanganan kerja sama ini juga menjadi bukti nyata dari sinergi antara dua BUMN, yang bersama-sama mendukung program\u00a0<em>Green Economy Pioneer 10 Years Roadmap\u00a0<\/em>Kementerian BUMN.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Pupuk Indonesia juga secara aktif&nbsp; mengembangkan proyek CCS di beberapa lokasi strategis, termasuk di Aceh dan Lapangan Masela Abadi, yang diharapkan dapat mulai beroperasi pada 2030. Teknologi ini tidak hanya akan mendukung penurunan emisi, tetapi juga akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi hijau yang berkelanjutan di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJadi menurut kami, Pupuk Indonesia menyadari adanya tanggung jawab besar untuk mendukung pencapaian natural carbon emission. Oleh karenanya, kami melakukan langkah-langkah strategis dan juga langkah-langkah taktis untuk bisa mengurangi carbon emission dari kegiatan perusahaan,\u201d\u00a0\u00a0tutup Rahmad. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(JAKARTA-Agritechnews.id) PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali menegaskan komitmennya untuk memimpin transformasi hijau di industri pupuk dan petrokimia nasional, dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Pertamina (Persero) terkait kajian bersama untuk pengembangan potensi\u00a0Carbon Capture and Storage\u00a0(CCS) dan\u00a0Carbon Capture Utilization and Storage\u00a0(CCUS). Pengembangan teknologi CCS dan CCUS menjadi salah satu elemen kunci dalam strategi Pupuk Indonesia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[169,233,170,331,167],"tags":[476,164,474,475,471,87,472,473,81,188],"class_list":["post-754","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bisnis","category-news","category-pangan","category-pertanian","category-teknologi","tag-bumn","tag-bumn-pangan","tag-carbon-capture-storage","tag-carbon-capture-utilization-and-storage","tag-karbon-trading","tag-kementerian-pertanian","tag-nett-zero-emission","tag-pertamina","tag-petani","tag-pupuk-indonesia"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/754"}],"collection":[{"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=754"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/754\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":758,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/754\/revisions\/758"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=754"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=754"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agritechnews.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=754"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}